Standar Pelayanan Klaster 2 (Ibu dan Anak) MTBS

STANDAR PELAYANAN

KLASTER 2 IBU DAN ANAK

(MTBS)

PADA UOBF PUSKESMAS SEBANI

KABUPATEN PASURUAN

 

NO

KOMPONEN

URAIAN

PENYAMPAIAN LAYANAN

1

Persyaratan

1.   Pasien Umum

a.    Membawa fotokopi KTP, KK

b.   Membawa kartu berobat (untuk pasien lama/ulangan)

c.    Mengambil antrian di loket

 

2.   Pasien BPJS

a.    Membawa kartu  BPJS, KK, KTP

b.   Membawa kartu berobat (untuk pasien lama/ulangan)

c.    Mengambil antrian di mesin antrian

3.   Syarat Pelayanan Rujukan

Dirujuk sesuai indikasi medis dan alur pelayanan rujukan

2

Sistem, Mekanisme dan Prosedur

 

 

 

 

 

 

 

1.   Petugas memanggil nama pasien

2.   Pasien dan keluarganya diterima dengan baik

3.   Petugas melakukan identifikasi pasien

4.   Petugas melakukan pengkajian data melalui anamnese dan pemeriksaan fisik

5.   Mencatat data dari hasil pengkajian pada catatan medik dan catatan perawatan pasien

6.   Memberitahu prosedur perawatan / tindakan yang segera dilakukan

7.   Memberikan rujukan ke poli lain jika diperlukan (laboratorium, poli gizi dan UGD)

8.   Petugas memberikan pendidikan dan penyuluhan (KIE) kepada pasien atau keluarga

9.   Petugas memberikan resep kepada pasien

10.        Petugas mengarahkan pasien ke kasir atau ruang obat

3

Jangka Waktu Pelayanan

Jangka waktu pelayanan 5 - 15 menit

4

Biaya/ Tarif

BPJS / KIS : GRATIS

Umum : Sesuai Peraturan Daerah Kabupaten Pasuruan Nomor 3 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah

5

Produk Pelayanan

1.   Pengobatan umum

2.   Konsultasi tumbuh kembang anak

3.   Rujukan kasus sesuai indikasi

4.   Pemberian surat istirahat

5.   Pemberian surat keterangan berobat

6.   Pemeriksaan penunjang

 

6

Penaganan Pengaduan, Saran dan Masukan

Puskesmas Sebani Kab Pasuruan,

PENGELOLAAN PELAYANAN

1

Dasar Hukum

1.   Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2004 Tentang Sistem Jaminan Kesehatan Nasional;

2.   Undang-undang No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan;

3.   Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : HK.02.02/MENKES/514/2015 tentang Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama;

4.   Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 19 Tahun 2024 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat;

5.   Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/2025/2023 Tentang Petunjuk Teknik Integrsai Pelayanan Kesehatan Primer.

2

Sarana, Prasarana dan Fasilitas

1.   Set pemeriksaan kesehatan anak

Tensimeter, termometer, stetoskop, palu reflex, metline, timbangan berat badan anak, pegukur tinggi badan, pengukur panjang bayi, senter, pin light, spatula lidah, pengukur lingkar kepala,

2.   Bahan habis pakai

Masker, sarung tangan, antiseptik,

3.   Perlengkapan

Bed, bantal, perlak, lemari alat, wastafel, tempat sampah tertutup dilengkapi injakan.

4.   Meubelair

Kursi kerja, lemari arsip, meja tulis

5.   Pencatatan dan pelaporan

Bagan dinding MTBS, bagan MTBS, buku register bayi, formulir deteksi dini tumbuh kembang anak, formulir kuesioner praskrening perkembangan, Formulir Laporan Kesehatan Anak Balita & prasekolah, Formulir Laporan Kesehatan Bayi, Formulir Pencatatan Bayi Muda umur kurang dari 2  bulan, Formulir Rekapitulasi Laporan Kesehatan  Anak Balita dan Prasekolah, Formulir Rekapitulasi Laporan Kesehatan Bayi, Register Kohort Anak Balita, Register Kohort Bayi

3

Kompetensi dan Pelaksana

Bidan

-       Memiliki STR dan SIK

-       Memahami sistem, mekanisme dan prosedur pelayanan MTBS

4

Pengawasan Internal

Penilaian pegawai dengan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dan Penilaian Prestasi Kerja (PPK)

5

Jumlah Pelaksana

1.   Bidan : 1 orang

 

 

6

Jaminan Pelayanan

Apabila pelayanan tidak sesuai dengan standar pelayanan yang telah ditetapkan maka siap menerima sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang telah ditetapkan

7

Jaminan Keamanan dan Keselamatan Pelayanan

1.   Pemenuhan  Hak Pasien

2.   Pelayanan bebas pungli

3.   Pelaksana pelayanan memiliki SIP / SIK dan STR

4.   Pelaksanaan Pasien Safety

 

8

Evaluasi Kinerja Pelaksana

1.   Laporan bulanan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan

2.   Minilokakarya Puskesmas tiap bulan