Pernah nggak sih, malam-malam tetiba batuk atau perut kembung, tapi malas banget harus keluar ke apotek? Nah, di sinilah pentingnya punya TOGA (Tanaman Obat Keluarga) di pekarangan rumah. Selain bikin rumah jadi lebih asri dan hijau, tanaman-tanaman ini bisa jadi "P3K alami" saat tubuh lagi kurang fit.
Nggak perlu lahan luas kok, pakai pot kecil di halaman atau balkon juga bisa. Yuk, intip 5 tanaman TOGA yang wajib ada di rumah, lengkap dengan cara ngerawat dan ngolahnya!
Jahe itu juaranya kalau urusan masuk angin, mual, atau pas badan lagi ngerasa greges-greges.
Cara Merawat: Jahe suka tanah yang gembur dan agak lembap, tapi jangan sampai becek ya, nanti rimpangnya bisa busuk. Taruh di tempat yang dapat sinar matahari cukup.
Cara Mengelola: Paling gampang digeprek, lalu direbus pakai air hangat. Tambahkan sedikit madu atau gula merah. Minum pas hangat, langsung plong di tenggorokan!
Warna kuningnya yang khas punya kandungan kurkumin yang bagus banget buat jaga daya tahan tubuh, meredakan nyeri haid, dan mengatasi masalah lambung (maag).
Cara Merawat: Mirip kayak jahe, kunyit cukup disiram sehari sekali. Tanaman ini relatif bandel dan nggak gampang mati.
Cara Mengelola: Parut atau blender kunyit, peras airnya, lalu rebus dengan sedikit asam jawa dan gula aren. Jadi deh jamu kunyit asam segar!
Sejak zaman nenek moyang, daun sirih udah terkenal banget sebagai antiseptik alami untuk membunuh bakteri dan jamur. Bagus buat mimisan, batuk, sampai membersihkan area kewanitaan.
Cara Merawat: Sirih adalah tanaman merambat. Jadi, siapkan tiang atau pagar buat dia "memanjat". Siram secara rutin dan pastikan dia dapat matahari pagi yang cukup.
Cara Mengelola: Untuk batuk atau antiseptik, ambil 3-5 lembar daun sirih, cuci bersih, lalu rebus dengan dua gelas air sampai tersisa satu gelas. Air rebusannya bisa diminum atau dipakai berkumur.
Bukan cuma buat bikin rambut tebal dan glowing, lidah buaya ini penyelamat pertama kalau kulit kamu kena luka bakar ringan, tersiram air panas, atau sunburnt setelah seharian di luar.
Cara Merawat: Ini tanaman tipe sukulen, artinya mereka nyimpan air di daunnya. Jadi, jangan sering-sering disiram (cukup 2-3 hari sekali) dan pastikan potnya punya drainase yang bagus biar airnya nggak mengendap.
Cara Mengelola: Ambil daun yang paling bawah (yang paling tua), kupas kulit hijaunya, lalu bilas gel lendirnya sampai bersih. Gel ini bisa langsung dioles ke kulit yang terluka. Bisa juga dipotong dadu dan direbus buat dijadikan es sirup lidah buaya yang segar.
Selain enak buat lalapan atau campuran pepes, kemangi ternyata punya efek menenangkan (sedatif) yang bisa meredakan stres, mengatasi bau badan, dan melancarkan pencernaan.
Cara Merawat: Kemangi suka banget sama matahari. Sering-sering petik ujung daunnya (dipruning) supaya tumbuh cabang baru dan tanamannya jadi makin rimbun.
Cara Mengelola: Selain dimakan langsung sebagai lalapan segar, kamu bisa menyeduh beberapa lembar daun kemangi kering atau segar dengan air panas seperti teh untuk efek relaksasi sebelum tidur.
Tips Tambahan buat Pemula:
Jangan berkecil hati kalau nggak punya tanah luas. Semua tanaman di atas bisa banget tumbuh subur di dalam pot plastik, pot semen, atau bahkan polibag. Kuncinya cuma satu: konsisten siram dan pastikan mereka kena sinar matahari.
Gimana, gampang banget kan? Daripada space di rumah kosong atau cuma diisi rumput liar, mending mulai cicil tanam TOGA dari sekarang. Selain hemat, sehatnya juga dapet banget!
Komentar (0)
Belum ada komentar
Tulis Disini